Event Esai Karir

Pernah dengar ada dokter yang menanggalkan baju putihnya karena lebih memilih menjadi seorang developer?
atau seorang arsitek yang memilih menjadi seorang penulis?
atau seorang lulusan institut agama yang sukses menjadi kontraktor?
atau seorang lulusan teknik sipil yang menjadi banker?

bagaimana dan mengapa karir bisa berbeda dengan background pendidikannya?
apakah mereka salah memilih sekolah? atau salah memilih karir?
atau apa hal yang melatarbelakangi fenomena ini?

Tuliskan  pengalaman ataupun imajinasi kalian mengenai hal tersebut dalam sebuah essay maksimal 400 kata.
Kirim ke hasfriends57@gmail.com. dg tittle : KARIR-nama penulis
Upload info event ini di fb masing2, tag teman-teman, penerbit arias, hasfriends, dan
group multitalenta multitasking
http://www.facebook.com/group.php?gid=110900265588710
deadline 28 Maret 2011-28 April 2011
pengumuman 3 minggu setelah deadline
Selain mengasah kreatifitas juga berkesempatan memperoleh hadiah:
Pemenang I Paket buku  senilai Rp 300rb
Pemenang I Paket buku  senilai Rp 200rb
Pemenang I Paket buku  senilai Rp 100rb

Mengenai  Esai:
Esai adalah sebuah komposisi prosa singkat yang mengekspresikan opini penulis tentang subyek tertentu. Sebuah esai dasar sendiri dibagi menjadi tiga bagian: pendahuluan yang berisi latar belakang informasi yang mengidentifikasi subyek bahasan dan pengantar tentang subyek; tubuh esai yang menyajikan seluruh informasi tentang subyek; dan terakhir adalah konklusi yang memberikan kesimpulan dengan menyebutkan kembali ide pokok, ringkasan dari tubuh esai, atau menambahkan beberapa observasi tentang subyek. Menulis esai tidak sama dengan menulis karya tulis lain seperti makalah, opini, atau feature. Dalam menulis esai, penulis dituntut kreativitasnya tersendiri karena ia harus mampu mengungkapkan pemikiran mendalamnya terhadap suatu masalah tanpa bersikap kaku pada pembaca.  Sebuah esai ilmiah harus berisi argumen dan analisis yang jelas serta data-data yang akurat dan kredibel, tetapi dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh pembaca. Sehingga secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus enak dibaca.

Essay adalah ekspresi dari opini seseorang terhadap sebuah hal. Jadi essay sesungguhnya sangat berbeda dengan artikel ilmiah atau sekadar opini eksposure (laporan faktual). Perpaduan antara fakta dengan imajinasi, antara pengetahuan dengan perasaan membuat essay berbeda dibanding jenis tulisan lainnya. Sebuah essay selayaknya dapat menghantarkan pembacanya untuk memahami persoalan dengan cara yang tidak njelimet dan (kadang) bernuansa santai, tetapi tetap sarat makna.

Post a Comment