Yuuukk ikutan Puisi bertema Loves Indigo (DL 5 April)

Copas dari Note Lucky Andrean Sanusi

Ini kesempatan bagi teman-teman yang merasa jago merangkai kata menjadi sebuah puisi, silahkan kirim Puisi dengan tema "Loves Indigo" maksimal 100 kata ke inbox FB : Lucky Andrean Sanusi dan Wahyu Aafia Siddiqui,kemudian buat note di FB masing-masing dengan mentag Lucky Andrean Sanusi,Wahyu Aafia Siddiqui dan minimal 15 orang teman. Di bawah note,cantumkan info buku ”LOVES INDIGO” beserta cover buku seperti tertera di akhir note ini.Puisi selambat-lambatnya di terima tanggal 05 April 2011 pukul 24.00 WIB. 3 Puisi terbaik akan mendapatkan buku ”LOVES INDIGO” beserta tanda tangan penulis Wahyu Dessy.

Lomba ini terselenggara atas kerjasama Group TAMAN SASTRA dan Wahyu Aafia Siddiqui (Wahyu Dessy- Penulis Buku Loves Indigo)

Nah tunggu apalagi,buruan ikutan,di jamin tema ini sangat menantang buat kamu taklukkin....


INFO BUKU :

Telah Terbit di LeutikaPRIO!!

Judul : Loves Indigo
Penulis : Wahyu Dessy
Tebal : vi+ 88 hlmn
Harga : Rp 27.000,-



Sinopsis :

Kaulah kembang yang terlewatkan, bak Rinai di sore hari yang menghias badan senja. Yang memberi keindahan tanpa lupa tinggalkan jejak suram untuk sambut sang malam. Rinai yang terabaikan pada awalnya namun terasa begitu menyentuh akhirnya.

Itulah salah satu potongan sajak yang di tulis Rain untuk Rinai, gadis misterius yang berhasil mencuri perhatiannya. Sikap apatis juga eksklusif Rinai tak membuatnya berkecil hati untuk terus mencari tahu. Hingga di suatu senja yang tak direncanakan, keduanya bertemu. Pertemuan yang kemudian menjadi penjelas bagi tujuan hidup Rain, Rain senang untuk itu, namun di sisi lain ia harus berhadapan dengan sebuah Asosiasi yang mencekal keinginan Rinai untuk melepaskan Rain dari tanggung jawabnya sebagai pengawal. Pertemuan keduanya dengan Rinai sekaligus menjadi pertemuan terakhir dalam babak awal hidupnya, Rinai baru saja mulai bersikap baik padanya, saat tiba-tiba ia menghilang sehari setelah salah seorang petinggi Asosiasi menegur Rinai atas kelancangannya mengubah takdir. Sebuah konsep di luar nalar yang mengingatkan Rain akan sosok Ibu Sati yang bersahaja. Wanita paruh baya itulah yang menolongnya saat terseret arus di Pantai Srau. Pantai yang juga membuatnya harus bersitegang dengan Eyang puteri dan memaksanya menurut untuk di ruwat.

“.....kamu cucu Eyang Rain, sudah menjadi kewajiban eyang untuk mengembalikan dirimu yang sesungguhnya…”

Begitu ucap Eyang saat Rain protes atas ritual yang di anggapnya ketinggalan jaman itu. Sebuah pernyataan yang mulai mendapat titik terang begitu ia mengenal Rinai.

Pertemuannya dengan seorang dokter cantik bernama Zakia semakin menjauhkannya dari sosok Rinai, apalagi kemudian baru diketahuinya kalau dokter itu ternyata telah melakukan persekongkolan dengan Mama dan sahabat terbaiknya, Mimi, untuk mecuci otak Rain dari apapun yang berhubungan dengan Rinai. Kenyataan ini jelas membuatnya terpukul dan merasa muak atas kepura-puraan yang dibangun keduanya. Ia marah, namun setelahnya ia merasa kasihan terhadap dirinya sendiri. Sesuatu telah menyadarkannya, menyadarkan dari kebenaran yang selama ini di percayainya.

Apa yang terjadi terhadap Rain? Kenapa sang Mama bersikeras memperkenalkan Rain pada Dr. Zakia dan malah menjauhkannya dari Rinai? Siapa sebenarnya gadis misterius yang telah berhasil membuat Rain jatuh hati itu? Dan benarkah, Rinai yang di kenalnya mempunyai kemampuan untuk mengubah takdir. Silahkan membaca sendiri, dan jangan kaget saat anda mendapati banyak hal ternyata tak seperti yang anda inginkan.

ps : Buku ini udah bisa dipesan via inbox Fb. Wahyu Aafia Siddiqui atau Leutika Prio dengan Subjek : PESAN LOVE INDIGO. Ongkir jawa 10rb, luar jawa 15rb. Selamat order! :)

Post a Comment